Gelar Tari Remaja Tingkat Nasional: SMP Negeri 26 Batam Raih 3 Penghargaan

Karya Tari "Yok Belaja" di Gedung Kesenian Jakarta 

Karya tari “Yok Belaja” dengan penata tari Rendi Saputra, menorehkan prestasi luar biasa di tingkat Nasional. Memanfaatkan kepiwaian Azzahra , Ariza, Zihan, Afifah  dan Nazwa,sebagai penari, akhirnya kontingen Provinsi Kepulauan Riau dalam hal ini sanggar Rentak Barelang  SMP 26 Batam, menyabet 3 penghargaan Nasional sekaligus dari 5 kategori yang ditetapkan oleh panitia. Capaian  yang membuat kita berdecak kagum itu adalah; sebagai Koreografer terpilih, Grup penyaji terpilih serta Penata rias dan busana terpilih.  
 Kecerdasan Rendi dalam menginterpretasikan tema patut dipuji. Tari Yok Belaja terinspirasi dari aktivitas belajar mengajar di sekolah. Tema sederhana ini diungkapkan dengan menggunakan properti meja, dan buku tulis. Kemampuannya untuk mengelaborasi tema secara mendalam dirasakan ketika penggunaan properti dibeberapa bagian hadir diluar ekpektasi penonton. Bagi seorang penata tari, persoalan yang sering dihadapi adalah bagaimana mengungkapkan melalui wujud artistik yang tentu saja menggunakan kepekaan instuisi dan kecerdasan kinistetik. Agaknya Rendi mulai memahami ranah itu. Kejelian lain dari seorang Rendi adalah 5 orang penari pemula belia itu seolah-olah ia sulap menjadi tubuh yang sarat dengan makna. Maka tidak heran, bila tim pengamat mengganjar kepiawaian Rendi dengan menetapkan satu dari 5 Koreografer terpilih.  
 Event bergensi yang digagas oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktur Kesenian, 33 Provinsi turut menghadirkan komunitas seni tarinya untuk datang berselebrasi dan berinteraksi secara kreatif dalam kegiatan yang bertajuk Gelar Tari Remaja (GTR) 2019. Tidak tanggung-tanggung, Gedung Kesenian Jakarta yang representatif tersebut  menjadi saksi. Dengan mengusung tema “Tarianku Indonesia”, Gelar Tari Remaja tidak hanya sebatas mengusung beragam, corak tradisi Indonesia ke atas panggung, lebih jauh kegiatan ini diharapkan mampu membentuk nilai-nilai karakter bagi para remaja di Indonesia, seperti pemahaman kebinekaan dalam interaksi budaya yang beragam, kepekaan sosial, tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama.
           Gelar tari remaja menghadirkan 6 tim eksekutor. Mereka adalah Wiwik Sipala, Hartati, Frans Hartono, Wasibantolo, Mas Nanu Muda, dan Yohanes Subowo. Setelah melalui runding yang panjang, akhirnya tim pengamat yang kemampuanya tidak perlu diragukan itu membacakan hasil pengamatan secara bergantian. Sedangkan kata alu-aluan di awali oleh Wiwik Sipala yang sekaligus ketua tim pengamat. Hasil lengkapnya adalah sebagai berikut:   
a.   5 Penata Rias busana terpilih : (Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Banten, dan Kepulauan Riau).
b.   5 Penata Musik Terpilih: (Sumatera Utara, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Jambi, dan Banten)
c.    10 orang penari terpilih : Papua Barat, DIY, Bali, Jabar, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Riau, Papua, Jatim, dan Sumbar,
d.   5 Koreografer terpilih: (Kepulaun Riau, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara)
e.   5 Grup penyaji terpilih: (Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Kepuluan Riau, Jawa Timur, dan Riau).
          
          Tahniah kepada Sanggar Rentak Barelang SMP Negeri 26 Batam, selamat kepada kepala sekolah, majelis guru, serta para siswa sekalian. Kalian pantas bangga dengan prestasi ini.



Belum ada Komentar untuk "Gelar Tari Remaja Tingkat Nasional: SMP Negeri 26 Batam Raih 3 Penghargaan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2